Sistem KBM generus LDII
Guru mencatat presensi dan nilai dari HP saat KBM berlangsung. Laporan kehadiran, capaian materi, dan rapot tersusun sendiri โ tanpa kertas, tanpa menyalin ke Excel.

Masalahnya
Buku presensi tiap kelas disalin ulang ke Excel. Telat sebulan, hilang satu lembar, dan angkanya sudah tidak bisa dicek lagi.
Pengurus menagih rekap lewat WhatsApp ke tiap PAC. Yang lancar mengirim kelihatan, yang tidak tenggelam.
Apakah anaknya rajin hadir, sering izin, atau sudah hafal materinya โ orang tua baru tahu saat rapot dibagikan, kalau ada.
Nilai, catatan, dan capaian materi tiap generus ditulis manual setiap semester, kelas demi kelas.
Fitur
Guru cukup mencatat sekali di kelas. Laporan, monitoring, dan rapot dihitung dari catatan yang sama โ tidak ada angka yang diisi dua kali.
Buat pertemuan, lalu pilih cara yang paling cocok dengan suasana KBM. Persentase hadir langsung terlihat.

Daftar hadir
Centang hadir, izin, sakit, atau alfa untuk tiap siswa.

Scan QR
Siswa menunjukkan kartu QR, guru memindai dari kamera HP.
Selama pertemuan berlangsung, jumlah yang sudah hadir bertambah otomatis. Tampilkan di layar besar dengan Mode Presentasi.

Seluruh generus tersusun per kelas, lengkap dengan nomor induk dan kartu QR siswa yang dibuat otomatis.

Rata-rata kehadiran, sebaran hadir/izin/sakit/alfa, dan tren harian per bulan tersaji dalam grafik.

Dari halaman siswa, guru mengirim rekap presensi bulanan langsung ke WhatsApp orang tua โ berupa pesan teks rapi dan gambar kalender kehadiran.

Daftar materi per kelas dan per semester, dikelompokkan per kategori: baca-tulis, hafalan surat, doa harian, dan lainnya.

Guru mengisi nilai tiap sub materi. Rata-rata nilai dan predikat setiap generus terhitung sendiri.

Nilai dari monitoring dan rekap kehadiran masuk ke rapot. Guru cukup menambah catatan, lalu cetak PDF.

Dan juga
FAQ
Tidak. Buka di browser HP, lalu pilih "Tambahkan ke layar utama". Tampil seperti aplikasi biasa.
Tidak. Cukup HP dengan browser. Kamera hanya dipakai kalau memilih scan QR; presensi juga bisa dicentang per nama.
Tidak. Setiap akun dibatasi wilayahnya: DPD, PC, PAC, atau kelas yang diajar.
Tidak. Unggah file Excel-nya, semua generus masuk sekaligus. Kalau nanti ada yang perlu dibetulkan, unduh datanya ke Excel, perbaiki di sana, lalu unggah lagi.
Bisa. Guru mengirim rekap kehadiran bulanan ke WhatsApp orang tua langsung dari aplikasi, lengkap dengan gambar kalender kehadiran.
Tidak. Nilai yang diisi di Monitoring langsung terbaca di Rapot, tinggal ditambah catatan guru.
Guru mencatat sekali di kelas โ pengurus dan orang tua mengikuti perkembangannya.